TAHBISAN Gereja Assyria (COE)

TAHBISAN Gereja Assyria (COE) 2016-07-01T07:47:44+00:00

Secara tradisional disebut Gereja Syria Timur atau Gereja Assyria (Church of the East/COE) yang diberi label secara salah dengan julukan (Nestorian). Wilayahnya disebut Assyria atau Persia dan Mesopotamia yang diinjili oleh Shliakh Mar Thoma Ehoda (Rasul Thomas), dibantu oleh Mar Addai, satu dari Murid Tujuh Puluh diutus oleh Mshikha (Lukas 10:1) dan satu dari murid-murid mereka. Dari Palestina, mereka memberitakan Injil ke mana-mana dengan Mar Thoma yang akhirnya tiba di India. Metropolitan dari Seleusia-Ktesiphon memerintah Gereja Persia dari sejak zaman awalnya, dua kota kembar Kerajaan Persia, yang tunduk kepada Patriak Antiokia dan dari Timur, tapi kemudian mengalami hambatan komunikasi, jurisdiksi Kepatriakan didelegasikan kepada Metropolitan yang ditetapkan menjadi, “Katolikos dari Timur” (contoh. “pemegang dari semua”) dan Patriak. Gereja Syro-Kaldea (resmi terbentuk Katolikos Timur) pada satu waktu menjadi tubuh terbesar Mshikhaye (pengikut Mshikha) di dunia, tersebar luas sampai seluruh Persia, Mesopotamia, India dan Cina, tapi menjadi semakin berkurang akibat Penganiayaan. Cabang India tetap dalam persekutuan hingga tahun 1599, ketika para misionaris Gereja Latin memaksa orang-orang Nasrani India memutus hubungan mereka dengan Keuskupan Seleusia-Ktesifon dan tunduk kepada Gereja Roma. Sejumlah kelompok dari mereka bergabung dengan Kepatriakan Ortodoks Syria-Antiokia pada tahun 1665 dan melembagakan diri sebagai Gereja Ortodoks Syria Malabar. Selama 250 tahun, terputus dari pusat jurisdiksi bersejarah mereka, sekelompok sisa yang setia terus bertahan, dan bertahan sampai tahun 1862 jurisdiksi Syro-Kaldea di India dipulihkan.

Silsilah Mata Rantai Tahbisan COE bisa dilihat di sini, lalu bersambung ke bawah ini:

  1. Mar Shimun IX Dinkha (Shemʿon IX Dinkha) (1580–1600) Patriak ke- 93.
  2. Mar Shimun X Eliyah (Shemʿon X Eliyah) (1600–1638) Patriak ke- 94.
  3. Mar Shimun XI Eshuyow (Shemʿon XI Eshuyow) (1638–1656) Patriak ke-95.
  4. Mar Shimun XII Yoalaha (Shemʿon XII Yoalaha) (1656–1662) Patriak ke- 96.
  5. Mar Shimun XIII Dinkha (Shemʿon XIII Dinkha) (1662–1700) Patriak ke-97.
  6. Mar Shimun XIV Shlemon (Shemʿon XIV Shlemon) (1700-1740) Patriak ke-98.
  7. Mar Shimun XV Maqdassi Mikhail (Shemʿon XV Mikhaʿil Mukhtas) (1740-1780) Patriak ke- 99.
  8. Mar Shimun XVI Yohannan (Shemʿon XVI Yohannan) (1780-1820) Patriak ke- 100.
  9. Mar Shimun XVII Abraham (Shemʿon XVII Abraham) (1820-1861) Patriak ke- 101.
  10. Mar Shimun XVIII Rubil (juga Simon XVIII Rouel/Rowil/ Rowell) (1860-1903) Patriak ke-102:
  • Dia Yang Mulia, Maram Mar Rowell Shimun XVIII, Reuben, Patriak Seleusia-Ktesifon dan Katolikos dari Timur, yang pada 17 Desember 1862, mentahbiskan:
  • Anthony Thondanatt, Mar Abd Ishu, Metropolitan dari Trichur, yang pada 24 Juli 1899, mentahbiskan:
  • Luis Mariano Scares, Mar Basileus, Metropolitan dari India, Ceylon, Mylapore, Socotra dan Messina, yang pada 30 Nopember 1902, mentahbiskan:
  • Ulric Vemon Herford, Mar Jacobus, Uskup dari Mercia dan Middlesex, yang pada 28 Februari 1925, mentahbiskan:
  • William Stanley McBean Knight, Mar Paulus, Uskup dari Kent, yang pada 18 Oktober 1931, mentahbiskan:
  • Hedley Coward Bartlett, Uskup dari Siluria, yang pada 20 Mei 1945, mentahbiskan:
  • Hugh George de Willmott Newman, Mar Georgius I, yang pada 25 Agustus 1944 mentahbiskan:
  • John Sebastian Marlow Ward di Gereja Biaranya Mshikha sang Raja di Barnet.

John Sebastian Marlow Ward pada 6 Oktober 1935, di Gereja Biara Mshikha sang Raja, Park Road, New Barnet, Herts., dan Komisi melantik dia karena kelayakan sebagai Kanselir/Duta darai Gereja di Inggris. Uskup Ward memilih Uskup Agung berikutnya seiring dengan wafatnya Uskup Agung Sibley pada 15 Desember 1938.

  • Pada 25 Agustus 1945 Uskup Agung Ward berpartisipasi dalam suatu pertukaran tahbisan dengan sejumlah Uskup – uskup lainnya, termasuk Mar Georgius, (Dr. Hugh de Willmott Newman) sebelumnya seorang pelanjut silsilah suksesi Irvingite yang mendapatkan tahbisan konsekrasi valid melalui sejumlah garis silsilah rasuliah yang berbeda. Rinciannya tertera dibawah ini.
  • Pada 6 Juni 1946 Uskup Agung Ward mentahbiskan Colin Mackenzie Chamberlain di Gereja Biara Mshikha sang Raja, Park Road, New Barnet, Herts., pada 6 Juni 1946 Uskupu Agung Ward dibantu oleh Mar Gregorius, Katolikos dari Barat, dan lima uskup – uskup lainnya. Seiring wafatnya Uskup Agung Ward pada 2 Juli 1949, Uskup Chamberlain dipilih sebagai pelanjutnya. Uskup Agung Chamberlain mentahbiskan:
  • Peter Gilbert Strong di Kapel Biara dekat Limassol, Cyprus, pada 19 Maret 1951, dibantu oleh Uskup Martin Andrews dari Bournemouth. Pada tahun 1965 Uskup Strong dipilih sebagai Uskup Agung dalam suksesi untuk Uskup Agung Chamberlain. Uskup Agung Strong mentahbiskan:
  • John Reginald Cuffe di Gereja St. Cecelia, D’Aguilar Highway, Moodlu, Queensland, Australia pada 22 Nopember 1989. Uskup Agung Strong dibantu oleh Uskup Maurice Cuffe dari Wamuran. Pada tanggal 6 Desember 2014 di Moodlu, Queensland, Australia, Primat Metropolitan Uskup Agung John R Cuffe bersama dengan Uskup Brian Baden dan Uskup John Guy menahbiskan:
  • Nicholas H. Toruan sebagai Uskup untuk Gereja Nasrani Indonesia.

.

.

.

.

.

header niko 728 x 90