TAHBISAN Gereja Ortodoks Uniat Armenian

///TAHBISAN Gereja Ortodoks Uniat Armenian
TAHBISAN Gereja Ortodoks Uniat Armenian 2016-04-15T00:15:48+00:00

Dasar asli dari Gereja Rasuliah Kudus Armenia bisa ditelusuri kepada Mar Thaddeus (mar Addai) dan Mar Eustatius (dua dari Murid 70). Pertobatan yang terhormat bangsa Armenian, sebagai satu bangsa, bagi Mshikha, diperoleh oleh Mar Gregory sang Illuminator, pada tahun 302 yang ditahbiskan sebagai Uskup Agung dari Etchmiadzine oleh Mar Leontius Deputi dari Kaesarea di Kappadokia, aslinya masih dalam Kepatriakan Antiokia, dan setelah itu dalam cakupan Konstantinople. Pada tahun 364, Gereja Armenian diberikan otonomi penuh sebagai Kekatolikan Mandiri dalam Gereja Rasuliah Satu Kudus dibawah Patriak Etchmiadzine, Katolikos Tertinggi dari semua orang Armenian. Pada abad ke-12, sejumlah orang Armenian mulai bersekutu dengan Gereja Roma dan Katolikos hadir sebagai tamu kehormatan pada Konsili Latin dari Antiokia (tahun 1141) dan kemudian, pada Konsili Florence (1439), kesatuan resmi dinyatakan; tapi ini tetap hanya pernyataan di atas kertas Surat saja, prakteknya tidak. Dari tahun 1701 usaha demi usaha dilakukan untuk mengupayakan Kesatuan Tubuh dan pada tahun 1712, garis silsilah Para Patriak Cihcia dari Armenian diinagurasi oleh Gereja Roma dalam diri orang yang bernama Peter Abraham I, dari sejak masa itu Gereja Uniat Armenian terus berlanjut hingga hari ini. Selama pemerintahan Patriak, Antonios Peter DC (Hassun):

  1. Uskup Agung Charchorunian pada 23 April 1878, mentahbiskan:
  1. Leon Chechemian, Mar Leon, yang pada 2 Nopember 1987, mentahbiskan:
  1. Andrew Charles Albert McLaglan, Mar Andries, Patriak Inggris Keempat, yang pada 4 Juni 1922, mentahbiskan:
  1. Herbert James Monzani Heard, Mar Jacobus II, Patriak Inggris Kelima, yang pada 13 Juni 1943, mentahbiskan:
  1. William Bernard Crow, Mar Basilius Abdullah III. Patriak dari Gereja Ortodoks Katolik Kuno Antiokia, yang pada 10 April 1944, mentahbiskan:
  1. Hugh George de Willmott Newman, Mar Georgius I, pada 25 Agustus 1944 mentahbiskan:
  1. John Sebastian Marlow Ward, di Gereja Biara Mshikha Raja di Barnet. Pada 6 Juni 1946 Uskup Agung Ward mentahbiskan:
  1. Colin Mackenzie Chamberlain di Gereja Biara Mshikha sang Raja, Park Road, New Barnet, Herts., pada 6 Juni 1946 Uskupu Agung Ward dibantu oleh Mar Gregorius, Katolikos dari Barat, dan lima uskup – uskup lainnya. Seiring wafatnya Uskup Agung Ward pada 2 Juli 1949, Uskup Chamberlain dipilih sebagai pelanjutnya. Uskup Agung Chamberlain mentahbiskan:
  1. Peter Gilbert Strong di Kapel Biara dekat Limassol, Cyprus, pada 19 Maret 1951, dibantu oleh Uskup Martin Andrews dari Bournemouth. Pada tahun 1965 Uskup Strong dipilih sebagai Uskup Agung dalam suksesi untuk Uskup Agung Chamberlain. Uskup Agung Strong mentahbiskan:
  1. John Reginald Cuffe di Gereja St. Cecelia, D’Aguilar Highway, Moodlu, Queensland, Australia pada 22 Nopember 1989. Uskup Agung Strong dibantu oleh Uskup Maurice Cuffe dari Wamuran. Pada tanggal 6 Desember 2014 di Moodlu, Queensland, Australia, Primat Metropolitan Uskup Agung John R Cuffe bersama dengan Uskup Brian Baden dan Uskup John Guy menahbiskan:
  1. Nicholas H. Toruan sebagai Uskup untuk Gereja Nasrani Indonesia.