TAHBISAN Gereja Katolik Uniat-Kaldea (Babilonia)

///TAHBISAN Gereja Katolik Uniat-Kaldea (Babilonia)
TAHBISAN Gereja Katolik Uniat-Kaldea (Babilonia) 2016-04-15T00:17:08+00:00

Pada tahun 1445, sebagian dari Gereja Syro-Kaldea berdomisili di Siprus masuk kedalam kesatuan dengan Gereja Roma dan Paus Eugenius IV mengancam dengan eks-komunikasi jika ada orang terus menyebut diri mereka “Nestorian.” Pada tahun 1552, sehubungan dengan pemilihan Patriak, perpecahan terjadi dalam tubuh utama di negeri mereka sendiri dan sebagian menyerahkan diri kepada Gereja Roma. Paus Julius VI mengangkat pemimpin mereka, Yuhanan Sulaka, sebagai Patriak Uniat pada 2 April 1553. Namun, akhirnya pengantinya Mar Shimun XIII melepaskan diri dari persekutuan dengan Gereja Roma pada tahun 1662 dan para pengganti seterusnya Para Patriak Syro – Kaldea dari sejak itu hingga hari ini. Sekelompok tetap dalam persekutuan dengan Roma selama bertahun – tahun diperintah oleh garis silsilah dari Patriak semua yang menyandang nama Yosip, tapi pada 5 Juli 1830, Paus Pius VIII menekan garis silsilah Yosip dan menyatakan John VIII Homez menjadi Patriak Babilon dari kaum Kaldea dan seterusnya, kepala dari Ritus Uniat Kaldea, yakni:

  1. Petrus Elia XIV, Abu-Al-Yunan, Patriak Babilon bagi Gereja Katolik Kaldea, pada 24 Juli 1892, mentahbiskan:
  1. Yosif Khayatt, Maran Mar Yosif Emmanuel II Thomas, Patriak Babilon bagi Gereja Katolik Kaldea pada 27 Mei 1917, mentahbiskan:
  1. Antoine Lefbeme, Komisi Khusus (Legasi), yang pada 4 Mei 1925, mentahbiskan:
  1. Albert Wolfert Brooks, Mar John Emmanuel, Uskup Titular dari Sardis, Uskup Agung Titular dari Ebbsfleet dan Administrator dari Sinode Metropolitan dari Gereja Episkopal Rasuliah dari USA, yang pada 16 Nopember 1934, mentahbiskan:
  1. Charles William Keller, yang pada 29 April 1945, mentahbiskan:
  1. Hugh George de Willmott Newman, Mar Georgius I, yang pada 25 Agustus 1944 mentahbiskan:
  1. John Sebastian Marlow Ward, di Gereja Biara Mshikha sang Raja di Barnet. Pada 6 Juni 1946 Uskup Agung Ward mentahbiskan:
  1. Colin Mackenzie Chamberlain di Gereja Biara Mshikha sang Raja, Park Road, New Barnet, Herts., pada 6 Juni 1946 Uskupu Agung Ward dibantu oleh Mar Gregorius, Katolikos dari Barat, dan lima uskup – uskup lainnya. Seiring wafatnya Uskup Agung Ward pada 2 Juli 1949, Uskup Chamberlain dipilih sebagai pelanjutnya. Uskup Agung Chamberlain mentahbiskan:
  1. Peter Gilbert Strong di Kapel Biara dekat Limassol, Cyprus, pada 19 Maret 1951, dibantu oleh Uskup Martin Andrews dari Bournemouth. Pada tahun 1965 Uskup Strong dipilih sebagai Uskup Agung dalam suksesi untuk Uskup Agung Chamberlain. Uskup Agung Strong mentahbiskan:
  1. John Reginald Cuffe di Gereja St. Cecelia, D’Aguilar Highway, Moodlu, Queensland, Australia pada 22 Nopember 1989. Uskup Agung Strong dibantu oleh Uskup Maurice Cuffe dari Wamuran. Pada tanggal 6 Desember 2014 di Moodlu, Queensland, Australia, Primat Metropolitan Uskup Agung John R Cuffe bersama dengan Uskup Brian Baden dan Uskup John Guy menahbiskan:
  1. Nicholas H. Toruan sebagai Uskup untuk Gereja Nasrani Indonesia.