Baptisan anak-anak

///Baptisan anak-anak
Baptisan anak-anak 2018-02-08T08:41:54+00:00

MENGAPA BANYAK GEREJA TIDAK MENGAJARKAN BAPTISAN ANAK?

Jawab:
Itu karena mereka tidak paham sejarah.
Itu karena mereja tidak paham ajaran awal.
Itu karena mereka tidak paham tradisi.
Itu karena mereka memeluk ajaran Sola Scriptura (hanya Kitab Suci, BUANG TRADISI).

Perlu dipahami bahwa ajaran Kristen awal di abad 1 Masehi itu PADA AWALNYA ADALAH AJARAN LISAN, ini disebut sebagai TRADISI atau Oral Torah. Sejak Maran Yeshua mengajar th 26 M sampai 40 M itu semua adalah tradisi, barulah sejak 40-50 Masehi satu per satu kitab itu dituliskan oleh para Pemimpim Gereja Rasuliah, perhatikan…para penulis itu adalah bagian dari Gereja Rasuliah, bukan gereja lainnya. Jadi, ajaran MEMBUANG TRADISI (Sola Scriptura) yg baru muncul di abad 16 itu salah total. Bagaimana tidak? Karena semua kitab itu berasal dari tradisi, dan tidak semua tradisi itu dituliskan ke dalam kitab-kitab, makanya itu adalah ajaran yg tdk perlu dipertahankan lagi jika berniat untuk menjadi murid Yeshua.

Kembali kepada Baptisan (Ibr: Mikveh). Baptisan ini dimulai di era Judaism sendiri, para imam Lewi atau kaum Eseni Qumran biasanya membenamkan diri sebelum dan sesudah matahari tenggelam, ini biasa disebut dengan istilah ‘Pentahiran’. Ritual ini diteruskan oleh Yeshua dan para murid-Nya menjadi Ritual masuknya seseorang ke dalam komunitas Nazarene atau Pengikut Mesias Yeshua. Ritual ini sekali lagi, tidak dituliskan pada awalnya, semua ada tata caranya, ada aturannya, tidak boleh sembarangan. Bentuk Baptisan ada 2 macam, Baptisan Air dan Roh Kudus. Keduanya adalah proses inisiasi (baiat) seseorang masuk atau dientenkan kepada Sang Tunas Yeshua. Ini adalah PINTU MASUK menjadi murid Yeshua, bukan dengan cara lain spt disunat, berdoa minta pengampunan, atau lainnya. Hanya dengan cara dibaptis dengan ritual Nazarene inilah seseorang bisa menjadi Murid Yeshua.

Ritual Baptisan ini bersama dengan ke-5 ritual penting lainnya dibakukan di abad 1 Masehi oleh para Rasul. Ini sudah mulai dibakukan SEBELUM DITULISNYA KITAB-KITAB!! Sedangkan saat ritual ini dituliskan, itu hanya dituliskan ‘baptis’ saja tanpa ada keterangan bagaimana secara detail ritual tersebut dilaksanakan. Semua jemaat di abad 1 sampai 16 pasti tahu ritual ini dengan baik, karena mereka MELIHAT DAN MELAKUKANNYA sendiri.

Nah…yang jadi masalah adalah saat tradisi Baptisan dan tradisi-tradisi lain DIHAPUSKAN oleh penganut Sola Scriptura…INILAH YG BERBAHAYA. Makanya tidak heran kalau Baptisan untuk anak saja malah diperdebatkan. Alih-alih mereka belajar pada Gereja Rasuliah yg sudah ada di abad 1, malah mereka MEMBUAT TRADISINYA SENDIRI, antara lain dengan memberikan otoritas Baptisan itu kepada PENDETA. Ini salah kaprah lagi…Yeshua tidak punya hubungan apa-apa dengan mereka yg menyebut diri sebagai ‘Pdt’ ini. Yeshua melimpahkan otoritasnya kepada Para Imam Tertahbis, tidak kepada yg lain. Para Rasul adalah para Imam yg diberikan otoritas membaptis.

Para penganut Sola Scriptura yg menentang Baptisan anak akan bilang: “mana ayatnya? mana ayatnya anak-anak dibaptis?” sekali lagi, ajaran Kristen awal itu terdiri dari Tradisi dan Kitab Suci. Ada banyak ajaran yg tdk tercatat di dalam Kitab Suci. Lagipula penganut Sola Script itu hanya pakai 66 kitab yg disebut sebagai Alkitab, itu sangat-sangat kurang informasi.

Bagini ceritanya, Baptisan anak itu terjadi hanya jika si Ayah itu berkehendak putra/i-nya dibaptis, mengapa? karena si ayah adalah pemimpin keluarga. Yahudi bersifat patraiakal, di mana Pria adalah pemimpin, jadi demikian ajaran Nasrani awal. Ada banyak ayat di Kitab Suci di mana pria saja yg diperhitungkan sementara istri dan anak-anaknya tidak, ini bukan berarti mereka tidak dihitung, melainkan istri dan anak sudah pasti mengikuti si ayah sbg pemimpin keluarga.

Perhatikan frasa pada ayat berikut ini:
Kis 16:29 Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
31 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.

Pada ayat 31 ditulis: “…engkau akan selamat…dengan seisi rumahmu..” itu artinya mereka SEMUD DIBAPTIS. Mereka tidak hanya berdoa komat-kamit lalu ibadat setiap Sabtu-Minggu. Menjadi umat percaya jalan satu-satunya adalah dengan DIBAPTIS AIR DAN ROH KUDUS. Itu berlaku untuk dewasa dan juga untuk ANAK-ANAK. Mengapa saya sangat yakin bahwa yg dimaksud di ayat tersebut termasuk MEMBAPTIS ANAK-ANAK? Ya karena di saat itu Gereja Rasuliah SUDAH ADA!! Nazarene Indonesia adalah Gereja Rasuliah yg mewariskan ajaran turun-temurun abad 1 dan mengajarkan terus di abad 21 ini. Kami tidak mengubahnya…itu hanya copy paste saja. Kami tidak perlu menafsirkan ayat demi ayat, para pemimpin kamilah YG MENULISKAN KITAB-KITAB. Sebelum ayat-ayat dituliskan, kami sudah melakukan ritual Baptisan anak ini.

Shalom.

Baptisan anak

Baptisan anak