Materi Topikal untuk di-download

//Materi Topikal untuk di-download
Materi Topikal untuk di-download 2018-02-08T08:41:57+00:00

materi umum websiteUntuk menguji dan memahami pengajaran GNI lebih jauh, kami persilahkan saudara/i untuk mengunduh materi-materi di bawah ini. Semua materi pengajaran ini adalah gratis, tidak untuk diperjualbelikan.

Yang perlu dipahami adalah, INI ADALAH MAKANAN KERAS. Bagi saudara yang memang sudah menolak ajaran GNI, kami tidak sarankan untuk membacanya. Kami berharap siapapun anda yang ingin membaca materi ini bisa berdiri di posisi netral dahulu dan singkirkan pemikiran negatif. Banyak oknum yang menghalangi pewartaan ajaran ini, bagi mereka, kami berharap supaya materi ini tidak disalahgunakan.

Dengan mengunduh dan membaca materi ini maka:

  1. Saudara sadar bahwa GNI sama sekali tidak bermaksud untuk meninggikan dari dari banyaknya denominasi dan Gereja Purba Kristen lainnya.
  2. Saudara sadar bahwa GNI hanya mewartakan keyakinannya di Indonesia sebagai awal pemuridan bagi yang tertarik.
  3. Saudara sadar bahwa perbedaan ajaran Nasrani di antara pengikut Mshikha Yeshua adalah hal yang lumrah mengingat Nasrani adalah salah satu agama kuno yang masih bertahan di Bumi ini. Kita harus bersyukur bahwa agama ini tidak punah ditelan waktu.

Selamat membaca dan menguji, kiranya Maran Meshikha Yeshua beserta kita.

MATERI LAIN

Di bagian ini, kami menyuguhkan materi-materi yang berasal dari luar GNI dan juga bukan bagian dari materi Seminari St Basil kami. Namun demikian materi-materi yang bisa didapat dari Amazon.com ini memperteguh ajaran turun-temurun yang kami yakini.

Silahkan klik buku di samping yang mengulas pembuktian adanya reinkarnasi jiwa ini.

This popular examination of research into children’s reports of past-life memories describes a collection of 2,500 cases at the University of Virginia that investigators have carefully studied since Dr. Ian Stevenson began the work more than forty years ago. The children usually begin talking about a past life at the age of two or three and may talk about a previous family or the way they died in a previous life. Their statements have often been found to be accurate for one particular deceased individual, and some children have recognized members of the previous family. A number have also had birthmarks or defects that matched wounds on the body of the deceased person.

Silahkan klik buku di samping ini juga yang mengulas pembuktian adanya reinkarnasi jiwa.

This is the revised edition of Dr. Stevenson’s 1987 book, summarizing for general readers almost forty years of experience in the study of children who claim to remember previous lives. For many Westerners the idea of reincarnation seems remote and bizarre; it is the author’s intent to correct some common misconceptions. New material relating to birthmarks and birth defects, independent replication studies with a critique of criticisms, and recent developments in genetic study are included. The work gives an overview of the history of the belief in and evidence for reincarnation. Representative cases of children, research methods used, analyses of the cases and of variations due to different cultures, and the explanatory value of the idea of reincarnation for some unsolved problems in psychology and medicine are reviewed.

FASE II

COVER

Gerakan Mesianik Yahudi sudah berkembang sebelum kedatangan Sang Mesias Yeshua. Gerakan ini menimbulkan banyak Gereja Rasuliah yang dalam perkembangannya mayoritas disusupi ajaran Helenisme. Gereja yang mempertahankan ajaran semitik Nasrani tidak sepopuler Gereja Helenis yang ajarannya banyak diserap oleh Gereja-gereja non Rasuliah.

Di abad 20 Masehi muncul suatu Gerakan Mesianik Modern di kalangan Yahudi yang kemudian berimbas masuk ke Indonesia lewat pemberitaan Bu Erna Tan. Di abad 21 mulailah berkembang gereja-gereja bercorak Mesianik Modern yang sering berbenturan ajaran dengan kristen Protestan lainnya. Salah satu ajaran yang membuat pertikaian ini adalah ajaran Anti-Allah Islamologi yang bu Erna terima dari Alm Ev dr Suradi. Gereja Kristen Mesianik kemudian banyak meninggalkan ajaran Protestan dan menyerap banyak tradisi Messianic Judaism Modern. Mereka meyakini inilah ajaran awal Nasrani. Mereka tidak menyadari bahwa ada Gereja-gereja Rasuliah yang terus mempertahankan ajaran semitik Nasrani dan sudah juga masuk ke Indonesia. Buku ini akan menyingkapkan perbedaan ajaran antara Kristen Mesianik dan Gerreja Nasrani Indonesia yang memiliki tahbisan dari beberapa Gereja Rasuliah yang berdiri di abad 1 Masehi.

Buku ini sengaja dilengkapi dengan foto-foto dan gambar-gambar untuk memperjelas uraian yang panjang lebar sehingga mempermudah pembaca awam dalam memahami dan mencerna isi buku ini. Selain itu penulis juga telah membuat berbagai tabel perbandingan yang menarik, salah satunya adalah perbandingan antara ajaran Gereja Kristen Mesianik dan ajaran Gereja Nasrani Indonesia. Semua bertujuan supaya pembaca bisa mendapatkan suatu wawasan yang baru dan dalam.

Silahkan download di sini:

Mesianik di Indonesia